Tips membedakan kosmetik yang boleh dipakai dan harus dibuang

0

Tips membedakan kosmetik yang boleh dipakai dan harus dibuangSering kita menjumpai kosmetik kita berubah, entah itu berubah warna atau bau, misalnya : lipstick yang diliputi titik – titik air, cat kuku yang mengalami pemisahan, krim wajah yang berubah warna atau bau atau mengandung cairan. Kemungkinan besar, kita akan langsung membuangnya tanpa berpikir-pikir lagi. Padahal tidak semua produk yang berubah harus dibuang, dengan kata lain masih bisa kok digunakan lagi. Bagaimana sih cara membedakan kosmetik yang boleh dipakai dan harus dibuang ?

1. Berubah warna

Krim, serum, gel atau parfum mengalami perubahan warna. Penyebabnya tentu saja beda antara satu dengan lainnya. Krim putih berubah menjadi kuning karena wewangian di dalamnya peka terhadap cahaya atau warna yang ditambahkan sudah pudar. Dalam hal ini produknya tidak rusak. Lain juga untuk produk yang mengandung ingredien aktif. Misalnya kosmetik antipenuaan atau anti jerawat. Warna yang berubah ini bisa merupakan pertanda, ingredien nya sudah tidak berkhasiat lagi. Jadi perubahan warna tergantung pada ingredien aktifnya. Krim vitamin C berubah menjadi kecoklatan, Retinol berubah menjadi kuning tua, warna parfum berubah menjadi lebih tua akibat oksidasi. Apakah harus dibuang ? untuk produk yang memiliki ingredien aktif, buang jika warna berubah. Begitu juga dengan parfum. Untuk pelembab biasa ( moisturizer ) dan shampoo, buang jika kekentalannya berubah. Tips : Hindari wadah dengan bukaan lebar yang membuat produk terekspos udara dan cahaya.

2. Berubah aroma

Parfum, gel, lotion atau krim tercium bau aneh atau tidak seperti semula. Perubahan ini menandakan, pengawet produk sudah tidak bekerja lagi. Akibatnya, kemungkinan bakteri, jamur atau ragi sudah tumbuh di dalamnya. Parfum kemungkinan tidak mengandung bakteri karena kandungan alkoholnya tinggi. Tetapi aromanya tidak akan kembali ke semula. Apakah harus dibuang ? Mikroba dapat menyebabkan infeksi, karena itu lebih baik dibuang. Untuk parfum, tentu saja pilihannya dibuang Tips membedakan kosmetik yang boleh dipakai dan harus dibuang buat apa memakai parfum yang baunya tidak enak ? Tips : simpan produk perawatan kulit dan parfum di tempat terlindung cahaya dan sejuk.

3. Berembun

Lipstick, concealer atau perona mata dan perona pipi ditutupi titik-titik air atau istilahnya berkeringat. Perubahan ini terjadi karena suhu meningkat atau panas. Kenaikan temperatur menyebabkan minya naik ke permukaan. Apakah harus dibuang ? Coba oleskan dan lihat hasilnya. Jika lipstick, concealer, perona pipi atau perona mata masih terlihat bagus ketika dioleskan, berarti boleh disimpan. Tetapi jika membelinya sejak beberapa tahun yang lalu, kemungkinan sudah mengandung bakteri dan harus dibuang. Tips : simpan kosmetik di meja rias di kamar tidur atau rak khusus untuk produk kecantikan.

4. Kosmetik terpisah

Bagian atas cat kuku, alas bedak, scrub, lotion, krim, sunscreen muncul lapisan cairan atau minyak. Penyebabnya adalah terlalu lama disimpan. Pada cat kuku, terlihat pigmen berat tenggelam ke dasar. Pemisahan ini menandakan oksidasi akibat terpapar udara atau cahaya sehingga komposisi berubah. Apakah harus dibuang ? Cat kuku dan scrub bisa dikocok lagi agar kembali tercampur. Buang alas bedak, krim dan sunscreen yang sudah mengalami pemisahan karena khasiatnya sudah hilang dan dapat menyebabkan iritasi. Tips : agar kosmetik jenis ini tahan lama, tutup botol atau wadah rapat-rapat untuk memperlambat oksidasi.