Sudah Besar Masih Mengompol ?

1

Sudah Besar Masih Mengompol ?

Si kecil sudah semakin besar, tapi kok masih mengompol ? Jengkel, stres dan pusing apa yang harus dilakukan lagi selain marah – marah ? Stop yuk marah – marahnya. Semakin Anda marah, semakin si kecil tidak akan bisa berhenti mengompol. Percaya deh, ompol adalah mimpi buruk juga bagi anak Anda. Kalau bisa memilih, pasti dia tidak akan mau mengompol lagi.

Menurut para ahli, anak mengompol bukan karena disengaja. Ompol terjadi bisa karena salah satu dari 3 hal berikut :

* Anak tidak memproduksi kecukupan ADH, sejenis hormon pencegah urin.

* Anak belum pernah belajar bangun sendiri untuk ke kamar mandi.

* Anak punya kandung kemih kecil yang hanya bisa menampung sedikit air urin.

Nah, para orangtua diharapkan sadar akan hal ini, terutama bahwa mengompol bukanlah hal yang disengaja oleh anak Anda.  Kabar baiknya, ada terapi yang tepat yang diharapkan dapat menolong anak untuk tidak mengompol lagi, tetapi orangtua harus sabar dan melakukannya berulang – ulang untuk menolong anak Anda sendiri agar tidak mengompol lagi.

Berikut langkah – langkah yang dapat dilakukan :

1. Batasi minuman anak menjelang tidur 

Batasi anak Anda minum cairan beberapa jam sebelum tidur. Pastikan dia ke kamar mandi dulu sebelum naik ke tempat tidur. Batasi minuman yang mengandung kafein karena bersifat diuretik.

2. Bangunkan anak untuk buang air kecil 

Untuk tahap awal, periksa waktu anak mengompol, biasanya dia mengompol di waktu – waktu yang sama. Catat setiap jam berapa dan bangunkan anak Anda tepat pada jam – jam tersebut untuk buang air kecil. Awalnya memang repot dan dibutuhkan pengorbanan Anda, tetapi percayalah ini akan menjadi awal pembiasaan anak Anda sendiri.

3. Berikan kepercayaan kepada anak  

Ajak anak Anda bicara, jelaskan bahwa dia seharusnya sudah tidak mengompol lagi. Anak bagaimanapun adalah manusia yang bisa diajak bicara dan berpikir. Teruslah mengulang – ulang penjelasan ini dengan sabar dan tegas sambil tumbuhkan kepercayaan dirinya bahwa dia pasti bisa. Menurut para ahli, anak cenderung akan memberikan apa yang diharapkan orangtuanya. Jadi yang harus Anda lakukan adalah bersabar dalam proses itu sendiri.

 4. Beri penghargaan kepada anak

Berikan hadiah atau penghargaan kepada anak jika dia tidak mengompol. Berikan pelukan, ciuman atau hadiah – hadiah kecil sederhana yang menunjukkan bahwa Anda sangat senang dan bangga dengan hasil kerja keras dia untuk berubah. Anak akan berusaha untuk terus memberikan yang terbaik jika dia tahu bahwa dia membanggakan orangtuanya.