Kesalahan Paling Umum Di Dapur

0

Kesalahan Paling Umum Di DapurDapur merupakan tempat yang sering dikunjungi orang untuk mempersiapkan makanan dan minuman. Tetapi tanpa disadari, banyak kesalahan yang sering dilakukan di dapur, yang bisa mengurangi kandungan nutrisi bahan makanan. Apa saja kah itu ? Yuk, kita simak berikut ini :

1. Tidak mencuci sayur

 Membilas atau mencuci buah apel atau stroberi tentu sudah biasa dilakukan, tetapi bagaimana dengan buah-buahan yang lain seperti buah pisang, jeruk, mangga atau melon ? Mungkin agak aneh jika kita mencuci dulu buah yang akan kita kupas kulitnya sebelum memakan dagingnya. Tetapi perlu disadari bahwa buah seperti itu juga bisa mengandung bakteri berbahaya yang mungkin melekat di permukaan kulit dan akhirnya berpindah ke tangan, bahkan ke bagian dalam buah ketika kita memotongnya dengan pisau. Sebaiknya, cuci semua buah atau sayur dengan cara menggosoknya perlahan dengan kedua tangan kita di bawah air keran. Kemudian setelah selesai, keringkan buah atau sayur tersebut dengan kain bersih atau kertas tisu, baru siap untuk dikonsumsi.

 2. Terlalu lama menyimpan.

 Belanja bahan makanan juga harus bijak. Belanja sekaligus untuk kebutuhan seminggu memang tidak ada larangan. Namun, perlu diingat bahwa vitamin dan mineral yang terkandung dalam buah dan sayur akan terus berkurang setelah produk tersebut dipanen. Setelah disimpan dalam kulkas seminggu, sayuran misal bayam akan kehilangan kandungan folatnya hingga 50%, sedangkan kandungan lutein ( antioksidan untuk kesehatan mata ) tinggal tersisa 60%. Sebaiknya, belilah buah dan sayur dalam jumlah yang cukup, setidaknya dua kali dalam seminggu. Jika hanya bisa belanja seminggu sekali, masukkan sayur dan buah ke dalam freezer. Karena tidak terpapar oksigen lagi setelah membeku, buah-buahan dan sayuran ini mampu mempertahankan kandungan zat-zat gizinya selama setahun.

3. Terlalu cepat menumis bawang putih

Ilmu pengetahuan menunjukkan, jika bawang putih dimasak dengan benar akan mampu melawan penyakit seperti kanker. Namun pemasakannya harus benar, yaitu cukup lama hingga mencapai titik didihnya dan tidak boleh terlalu cepat. Sebaiknya, potong atau iris bawang putih dan sisihkan selama kurang lebih 10 menit sebelum menumisnya. Memasak bawang putih akan memicu reaksi enzimatik yang membuat bawang putih melepaskan senyawa sehat yang disebut allyl sulphur. Jadi pastikan proses pemasakan bawang putih cukup lama agar senyawa-senyawa sehat itu terbentuk secara penuh.

4. Cara memasak salah

Merebus memang tidak merepotkan, tetapi metode itu dapat menghilangkan zat gizi yang terkandung dalam makanan hingga 90%. Mineral-mineral seperti kalium dan vitamin-vitamin yang larut dalam air seperti vitamin B dan C akhirnya hilang bersama air rebusan, sehingga kita tidak mendapatkannya. Sebaiknya, cobalah mengukus, memanaskan dengan microwave atau menumis untuk menjaga agar kandungan nutrisi dalam bahan makanan tidak banyak yang hilang. Dan menumis adalah cara yang lebih baik lagi ketika memasak sayuran berwarna hijau tua atau jingga.

Diambil dari berbagai sumber