Kenalkan Kata Maaf Sejak Kecil

0

Dunia anak memang dunia yang egois, tetapi tidak ada salahnya anda mengenalkan kataKenalkan Kata Maaf Sejak Kecil maaf sejak mereka masih kecil. Anak – anak memang cenderung masih menggunakan sudut pandangnya sendiri dalam melihat dan menilai segala sesuatu. Memahami bahwa orang lain mungkin saja bisa marah jika ia bersikap tidak menyenangkan, belum dapat sepenuhnya dilakukannya. Mengenalkan kata ” maaf ” kepada anak artinya anda mengajarkan anak agar berbesar hati untuk memaafkan dan meminta maaf.

Bagaimana sih cara kita mengenalkan kata ” maaf ” kepada mereka ?

1. Beri contoh cara memaafkan

Anak – anak akan cenderung meniru apa yang dilakukan orang tuanya. Sebisa mungkin memaafkan harus selalu ada diantara anda dan pasangan, terutama di hadapan anak – anak. Juga saat anak melakukan kesalahan misalnya memecahkan barang karena tidak sengaja dan dia sudah meminta maaf, sebaiknya anda memaafkannya dengan tulus, karena toh dia sudah meminta maaf dan segalanya terjadi dengan tidak sengaja. Memberi contoh dalam hidup sehari – hari akan mempermudah anak untuk meniru sikap memaafkan.

2. Berikan alasan mengapa harus memaafkan

Alasan mengapa harus memaafkan, perlu anda kemukakan kepada anak. Karena anak hanya paham bahwa ada orang lain yang menyakitinya dan membuat ia marah. Yang bisa dia pikirkan adalah ” Aku marah, aku kesal, aku sakit. “. Berikan penjelasan mengapa ia harus memaafkan dengan cara sesederhana mungkin, seperti bagaimana ia melihat bahwa temannya tidak sengaja melakukan hal tersebut. Dengan melihat alasan yang masuk akal, tentunya anak akan cepat belajar memaafkan orang lain juga.

3. Berikan toleransi waktu

Anak juga butuh waktu untuk memaafkan. Jangan cenderung memaksa anak untuk langsung memaafkan saat itu juga. Memang benar si kecil harus diingatkan untuk memaafkan agar ia tidak lupa, namun jangan lupa berikan toleransi waktu agar ia dapat melakukannya dengan tulus. Daripada memaksa, lebih baik menggali dari anak apa yang membuatnya sulit memaafkan, kemudian arahkan dan jelaskan mengapa ia harus bisa memaafkan. Usahakan anda selalu bersikap netral dalam mendamaikan anak dengan teman – temannya.

4. Beri pujian jika anak berhasil memaafkan

Biasakan selalu memberi pujian setiap kali melakukan pembelajaran. Memberi pujian merupakan motivasi yang besar untuk anak mengulangi tindakan yang diharapkan orang tuanya. Bila si kecil belum berhasil melakukan hal memaafkan, anda tetap bisa melakukan pujian yang sifatnya mendorong anak untuk melakukannya di kemudian hari. Misalnya, ” Tidak apa, Nak. Kamu tetap kebanggaan Bunda. Tapi lebih membanggakan lagi kalau besok kamu sudah mau memaafkan temanmu, ya. ” Dan berikan senyuman yang tulus agar anak merasa dia tetap disayangi.

Sederhana bukan ? Kenalkan kata maaf sedini mungkin kepada anak, agar anak – anak belajar juga bagaimana berinteraksi dengan orang lain dan bertumbuh menjadi pribadi yang tidak egois.