Kebersamaan = Investasi Jangka Panjang

0

Kebersamaan = Investasi Jangka PanjangKebersamaan dalam keluarga memang kelihatannya sepele, tetapi ini sangat berarti bagi investasi jangka panjang anda. Kesibukan yang sangat menyita waktu orangtua mengakibatkan kurangnya komunikasi antara orangtua dan anak – anak. Bahkan karena hampir tidak ada waktu untuk bersama, komunikasi pun sering dilakukan melalui gadget daripada bertatap muka langsung.

Sebenarnya kebersamaan bisa dilakukan dengan menemukan quality time alias waktu yang benar – benar berkualitas untuk keluarga, dimana anda hadir secara total untuk keluarga tanpa diganggu aktivitas apapun juga.

Simak yuk bagaimana mengupayakan quality time untuk keluarga :

1. Komitmen dari hati

Anda tidak akan bisa menyediakan quality time itu tanpa komitmen dari hati. Munculkan komitmen dari hati dan sediakan waktu khusus untuk keluarga tanpa diganggu dering telepon atau kesibukan lainnya. Misalnya satu jam setiap hari sepulang dari kantor atau full day di akhir pekan.

2. Aktivitas bersama

Jika si kecil masih duduk di bangku TK atau SD, pilihannya adalah bermain bersama, membacakan dongeng atau sekedar menonton TV. Pada saat menonton TV, dampingi anak anda dan berikan penjelasan mengenai tayangan yang ditonton untuk membantu pengembangan imajinasinya.

3. Manfaatkan hobi

Kebersamaan melalui quality time tetap dibutuhkan sekalipun anak sudah beranjak remaja. Jadilah teman anak saat anak anda berusia remaja. Caranya, carilah kesamaan hobi, misalnya menonton tayangan sepak bola, atau menonton film serial remaja.

4. Kehadiran yang sesungguhnya

Saat bersama anak, usahakan agar anda benar – benar hadir. Bukan hanya duduk tetapi masih terus disibukkan dengan dering telepon atau gadget anda. Dalam hal ini anak akan merasa diabaikan. Berikan perhatian dan dengarkan apa yang anak anda bicarakan, memberikan solusi atau masukan yang dibutuhkan akan membuat anak merasa dihargai.

Percayalah, kebersamaan yang terjalin melalui quality time adalah investasi jangka panjang. Kedekatan yang dibangun sejak kecil membuat hubungan orangtua dan anak menjadi dekat. Orangtua akan hadir sebagai figur terpercaya sekaligus orang yang akan dicari pertama kali saat anak menemukan masalah. Ini akan sangat dibutuhkan untuk mencegah anak terjerumus ke hal – hal yang negatif seperti tawuran, narkoba dan kenakalan lainnya.